Monday, October 5News That Matters

Kebijakan Batas Saham Minimum Rp1 Sesuai Standar Bursa Global


Wacana Berita, Jakarta –

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan penjelasan resmi mengenai implementasi kebijakan baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menghapus batas harga minimum saham dari sebelumnya Rp50 menjadi Rp1 per lembar.

Bahkan, penyesuaian regulasi ini telah menyesuaikan dengan praktik yang berlaku di berbagai bursa efek regional maupun global.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa kebijakan penyesuaian batas bawah ini dirancang agar seluruh instrumen saham yang tercatat di papan perdagangan dapat diperjualbelikan secara wajar, teratur, dan transparan sesuai mekanisme pasar.

”Ini juga sesuai dengan persepsi pasar akan nilai fundamental dan juga prospek dari perusahaan tercatat tersebut ke depannya,” katanya dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK September 2026 di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Hasan menilai bahwa selama masa penerapannya, penghapusan batas bawah Rp50 terbukti efektif dalam memfasilitasi pembentukan harga pasar yang wajar.

Deretan saham yang sebelumnya tidak dapat ditransaksikan karena tertahan di batas psikologis Rp50 kini kembali memiliki ruang pergerakan di bawah level tersebut dengan tingkat likuiditas transaksi yang tergolong memadai.

Kendati demikian, Hasan memastikan pergerakan harga saham yang telah menemukan titik keseimbangan baru akan terus mendapat pemantauan ketat.

Evaluasi berkala dilakukan bersama manajemen BEI guna mengawasi tren pergerakan harga agar tidak mengalami penurunan secara terus-menerus dan tetap membuka peluang penguatan kembali sesuai prospek kinerja emiten.

Baca Juga: OJK Patok Pembiayaan Tumbuh 4 Persen di 2026

Baca Juga: OJK Buka Peluang Transaksi Bursa Mineral Pakai Dolar AS, Bahas Mekanisme Bersama BI

Dalam penerapan aturan baru ini, pergerakan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjadi salah satu yang paling banyak mendapat perhatian pelaku pasar.

Sejak skema perdagangan baru diterapkan pada 28 September 2026, harga saham GOTO mencatatkan koreksi hingga menyentuh level Rp29 per lembar.

Selama rentang enam hari perdagangan di bawah ambang batas Rp50, saham GOTO hanya sempat mencatatkan penguatan satu kali, yakni pada perdagangan Jumat (2/10/2026) ketika harganya menguat 7,14% ke posisi Rp30 per lembar, sementara pada sisa hari perdagangan lainnya saham emiten teknologi tersebut cenderung bergerak melemah.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *