Saturday, October 3News That Matters

Jokowi Dinilai Paling Siap Hadapi 2029


Wacana Berita, Jakarta –

Mantan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah mulai memanaskan persaingan politik menuju Pemilu 2029 setelah secara terbuka menyatakan diri sebagai anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pengamat politik Hendri Satrio menilai langkah tersebut merupakan manuver strategis untuk mencuri start dalam kompetisi politik. Menurutnya, Jokowi saat ini memiliki kekuatan logistik politik yang dinilai siap dibandingkan tokoh atau kubu lainnya.

Pernyataan itu disampaikan Hendri saat menjadi narasumber dalam siniar Helmy Yahya Bicara yang tayang pada Jumat (2/10/2026). Ia menilai deklarasi Jokowi di Bandung bukan sekadar pengumuman keanggotaan partai, melainkan menjadi tanda dimulainya persaingan politik lebih awal.

“Pada saat Pak Jokowi memajukan jadwal pemilu, orang-orang pikir (suhu politik baru akan memanas) pada pertengahan atau akhir 2027. Namun, beliau menariknya ke tahun 2026. Bisa dibayangkan tokoh politik lain kocar-kacir, karena yang namanya pemilu itu logistik mesti kuat,” ujar Hendri.

Hendri menyebut kekuatan logistik politik Jokowi menjadi salah satu modal penting dalam memulai persiapan lebih awal. Dengan mesin partai yang mulai bergerak sebelum kompetisi memasuki tahapan yang diperkirakan banyak pihak, kekuatan politik lain dinilai perlu segera mempersiapkan strategi masing-masing.

Menurut Hendri, langkah tersebut juga memberikan ruang bagi kelompok politik yang berada di sekitar Jokowi untuk mulai membangun fondasi penggalangan massa menuju Pemilu 2029.

Selain faktor logistik, Hendri menyoroti pengalaman Jokowi selama lebih dari satu dekade berada di pusat kekuasaan. Menurut dia, pengalaman tersebut membuat Jokowi memahami peta kekuatan dan pola permainan berbagai partai politik di Indonesia.

Baca Juga: Bahas Gibran dengan Denny Indrayana, Mahfud MD: Saya Sudah Menerima Putusan Pilpres

“Ada tidak kekuatan politik di Indonesia yang tidak pernah berkoalisi dengan Pak Jokowi? Tidak ada. Semuanya pernah di lingkaran beliau. Beliau tahu cara mainnya Gerindra, Golkar, PDI Perjuangan, PKS, Demokrat, hingga PKB,” papar Hendri.

Deklarasi Jokowi sebagai anggota PSI pun dinilai menjadi sinyal bahwa pengaruhnya masih menjadi salah satu faktor yang diperhitungkan dalam dinamika politik nasional.

Manuver tersebut sekaligus menempatkan langkah dan respons para elite politik dalam konteks persiapan menuju Pemilu 2029. Persaingan politik pun berpotensi mulai bergerak lebih awal seiring munculnya langkah-langkah strategis dari sejumlah kekuatan politik.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *