Thursday, October 1News That Matters

Arahan Pak Jokowi, Kita Dukung Prabowo-Gibran Bahkan Sampai 2034


Wacana Berita, Jakarta –

Dukungan ke Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disebut masih menjadi arah politik yang dipegang relawan dari Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar menegaskan dukungan tersebut tidak hanya diarahkan untuk periode saat ini, tetapi sebelumnya telah dibayangkan berlanjut hingga 2034. Ia menegaskan bahwa pihaknya sejak awal memiliki harapan agar pasangan tersebut tetap mendapatkan dukungan.

Baca Juga: Sidang Kasus Jokowi, Dokter Tifa Skak Berulang Kali Lechumanan: Anda Tidak Benar-benar Mengerti…

Menurut Mardiansyah, sikap tersebut juga berkaitan dengan arahan yang ia sebut berasal dari Presiden ke-7 RI Jokowi.

“Harapan kita sejak awal termasuk arahan dari bapak kita dukung Prabowo Gibran 2029. Bahkan sampai 2034,” ungkap Mardiansyah, dikutip Jumat (2/10/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa bagi kelompok relawan yang dipimpinnya, keberlanjutan hubungan politik antara kedua tokoh politik masih menjadi salah satu skenario yang diharapkan.

Namun, Mardiansyah juga menyadari bahwa keputusan mengenai pasangan calon pada pilpres mendatang bukan berada di tangan relawan semata. Karena itu, ia tidak ingin memaksakan politikus muda itu tetap menjadi pasangan Prabowo.

“Kalau Pak Prabowo nggak mau sama beliau lagi, masak mau dipaksa,” ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi sendiri tengah menjadi sorotan menyusul keputusannya tampil terbuka sebagai bagian dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Hal itu memunculkan spekulasi mengenai arah politiknya setelah tidak lagi berada di kursi kepresidenan, yang kini ditempati oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pengamat Politik Hendri Satrio (Hensa) menilai langkah tersebut belum cukup untuk disebut sebagai tanda mantan presiden itu benar-benar berpisah jalan dengan Presiden Prabowo Subianto. Namun, menurut dia, terdapat sinyal bahwa politikus itu mulai membangun jalur politiknya sendiri.

Hendri mengatakan kendaraan baru tersebut dapat menjadi cara mantan walikota itu menjaga pengaruh politiknya ketika peta kekuatan nasional mengalami perubahan jelang Pilpres 2029.

Baca Juga: Tak Masalah Kalau Jadi Ketum, Jokowi Nyatakan Akan Serius Besarkan PSI

“Apakah kemudian ini tandanya dia pisah jalan dengan Prabowo? Saya tidak ingin mengatakan pisah jalan, tapi dia sedang membangun jalannya sendiri, jalannya yang baru,” kata Hensa.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *