Wednesday, September 30News That Matters

Gibran dan Prabowo Dikabarkan Beda Pandangan Soal MBG, Pengamat Ungkap Keretakan Elite!


Wacana Berita, Jakarta –

Pengamat politik Saidiman Ahmad menyoroti perbedaan pandangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sorotan itu muncul setelah Gibran meminta salah seorang korban dalam kasus yang berkaitan dengan MBG untuk sementara tidak mengonsumsi makanan dari program tersebut dan menyarankan membawa bekal dari rumah. “Wapres ke korban MBG: ‘Kamu hari ini pulang, besok sekolah, ya. Nanti bawa bekal dari rumah. MBG jangan dimakan,’” tulis Saidiman, dikutip Rabu (30/9/2026).

Menurut Saidiman, pernyataan tersebut menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara Prabowo dan Gibran terkait implementasi MBG. Ia menyebut Gibran menginginkan sasaran program lebih difokuskan kepada kelompok masyarakat dengan tingkat ekonomi terendah, sementara Prabowo disebut menginginkan program tersebut diberikan secara lebih luas.

“Wapres menginginkan target MBG hanya pada kelompok masyarakat dengan tingkat ekonomi terendah, sementara presiden ingin semua diberi makan,” jelasnya.

Selain sasaran penerima, Saidiman menyoroti konsep pelaksanaan MBG. Menurutnya, Gibran menginginkan program tersebut melibatkan dapur-dapur warga di sekitar sekolah, termasuk kantin sekolah, sedangkan pelaksanaannya disebut menggunakan konsep dapur terpusat yang sebagian besar dikelola unsur militer dan kepolisian.

“Wapres ingin pelaksanaan MBG melibatkan dapur-dapur warga di sekitar sekolah seperti kantin sekolah, sementara pelaksanaannya justru menggunakan konsep dapur terpusat yang sebagian besarnya dikelola militer dan polisi,” tuturnya.

Saidiman menilai perbedaan pandangan tersebut menjadi perhatian karena disampaikan secara terbuka kepada publik. “Yang menarik, perbedaan ini tidak sungkan diungkapkan ke publik,” ujarnya.

Lebih jauh, Saidiman mengaitkan perbedaan tersebut dengan kondisi konsolidasi kekuasaan Prabowo di kalangan elite. “Dari sekian lembar tafsir politik yang bisa dibaca dari sini, yang paling penting untuk sementara adalah bahwa ternyata kekuasaan Prabowo tidak sepenuhnya terkonsolidasi di kalangan elite,” ungkapnya.

Baca Juga: Gibran Berani Bilang ‘MBG Jangan Dimakan’ Dinilai Sudah Semakin Jelas, Anggap Prabowo Cuma…

Ia kemudian mengaitkan pandangannya dengan legitimasi politik pemerintah di tingkat akar rumput. “Runtuhnya legitimasi politik presiden di tingkat akar rumput, sebagaimana yang terpotret dalam survei opini publik, rupanya bergema jauh dan membuat loyalitas elite mulai retak,” tulis Saidiman.

Saidiman juga menghubungkan pernyataan Gibran soal MBG dengan sejumlah pernyataan politik lain yang muncul belakangan. “Ungkapan Wapres pada korban MBG ini, lalu pidato ketua Demokrat tentang demokrasi, juga pernyataan Ketua PAN mengenai MBG adalah gejala politik yang penting dibaca dalam satu tarikan napas,” pungkasnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *