
Daniel Dubois mempertanyakan alasan Fabio Wardley begitu yakin dapat membalas kekalahan dalam duel ulang mereka yang akan berlangsung di O2 Arena, London, 17 Oktober.
Dubois (23-3, 22 KO) dan Wardley (20-1-1, 19 KO) pertama kali bertemu dalam pertarungan perebutan gelar kelas berat yang berlangsung sengit.
Sehari sebelum pertandingan, Dubois terlihat tegang saat menjalani sesi tatap muka terakhir setelah penimbangan.
Namun, kondisi tersebut berubah ketika pertarungan dimulai. Dubois sempat dua kali dijatuhkan pada ronde-ronde awal, tetapi kemudian mampu mengendalikan emosinya, mengubah strategi, dan menghentikan Wardley pada ronde ke-11.
Kemenangan itu membuat Dubois menjadi juara kelas berat dunia untuk kali kedua.
Performa tersebut menjadi gambaran dua sisi Dubois. Ketika mengetahui dengan jelas apa yang akan dihadapinya, petinju berusia 29 tahun itu mampu tampil agresif dan efektif.
Pada Juni 2024, Dubois menghentikan Filip Hrgovic pada ronde kedelapan akibat luka setelah tampil tanpa gentar.
Tiga bulan kemudian, ia mengalahkan Anthony Joshua melalui penghentian ronde kelima dalam pertarungan besar di Wembley.
Sebaliknya, Dubois tampil kurang meyakinkan dalam dua pertarungannya melawan Oleksandr Usyk dan mengalami kekalahan sebelum pertandingan berakhir.
Daniel Dubois mengatakan kepada DAZN bahwa ketegangan yang dirasakannya menjelang pertemuan pertama dengan Wardley bukan karena takut kepada lawannya.
Menurutnya, kondisi tersebut lebih berkaitan dengan kekalahan dari Usyk pada Juli 2025 dan masa 10 bulan tanpa pertarungan.
“Saya terkadang merasa cemas dan tegang menjelang pertarungan, tetapi terkadang juga santai. Ini tentang menemukan keseimbangan,” kata Dubois.
Ia mengaku periode panjang tanpa bertanding turut memengaruhi kondisinya ketika menghadapi Wardley untuk pertama kali.
Kini, ia merasa lebih siap membuka babak baru dalam kariernya.
“Saya merasa sekarang tergantung kepada saya untuk memberikan pertunjukan. Petinju bagus harus tetap aktif dan ini adalah awal babak berikutnya dalam karier saya,” ujarnya.
Wardley mengawali pertarungan pertama dengan agresif, tetapi kemudian menerima banyak pukulan sebelum akhirnya kalah.
Meski demikian, ia berjanji dapat membalas kekalahan dan menghentikan Dubois dalam seperempat awal pertarungan ulang.
Daniel Dubois justru yakin pengalaman dari pertemuan pertama akan membuatnya mampu menyelesaikan pertarungan lebih cepat.
“Saya tidak tahu dari mana dia mendapatkan kepercayaan dirinya,” kata Dubois. “Tetapi kami akan membalikkan keadaan dan dia akan berakhir kalah sebelum menyadarinya.”
Artikel Tag: oleksandr usyk, daniel dubois, fabio wardley
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/basket/daniel-dubois-pertanyakan-kepercayaan-diri-wardley-jelang-duel-ulang
