
Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akhirnya akan resmi beroperasi. Mulai 1 Oktober 2026, koperasi yang dibangun di berbagai wilayah Indonesia tersebut ditargetkan mulai beroperasi dan tidak hanya berfungsi seperti toko yang menyediakan kebutuhan sehari-hari.
Kopdes Merah Putih juga disiapkan menjadi salah satu jalur distribusi barang bersubsidi hingga program bantuan pemerintah. Artinya, masyarakat desa nantinya dapat mengakses sejumlah kebutuhan pokok sekaligus komoditas yang selama ini menjadi bagian dari program pemerintah melalui koperasi tersebut.
“Mudah-mudahan 1 Oktober mulai bekerja, 7 Oktober kita akan evaluasi dengan para Dirut dan tanggal 15 Oktober, kami bagi tugas pramuniaga” kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Kantornya, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga: Bukan Ferdy Sambo? Ini Sosok Koruptor yang Diduga Tempati Lapas Mewah Cibinong
Zulhas menjelaskan, sejumlah kebutuhan masyarakat akan disalurkan melalui Kopdes Merah Putih. Komoditas tersebut antara lain beras hingga LPG 3 kilogram, sehingga keberadaan koperasi diharapkan dapat membuat akses masyarakat desa terhadap kebutuhan pokok dan program pemerintah menjadi lebih dekat.
“Nanti 1 Oktober sudah ada manajer, ada beras subsidi, pupuk subsidi, beras SPHP, bantuan pangan, gas 3 kilo, Mekaar dengan bunga subdisi,“ ungkap Zulhas.
Dengan demikian, barang yang akan tersedia melalui Kopdes Merah Putih bukan hanya kebutuhan pokok yang biasa dijumpai di toko atau supermarket. Kopdes juga akan menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), beras subsidi, bantuan pangan, LPG 3 kilogram, hingga pupuk subsidi.
Baca Juga: ‘Jangan Kena Santet’, DPR Minta Ombudsman Jaga Diri Usai Sidak Lapas Mewah
Selain komoditas tersebut, Kopdes Merah Putih juga akan terhubung dengan program pemerintah lainnya, termasuk yang berkaitan dengan PNM Mekaar. Zulhas menyebut program tersebut akan hadir dengan bunga subsidi.
Berdasarkan data Simkopdes, koperasi desa/kelurahan Merah Putih yang tercatat secara kelembagaan mencapai sekitar 83.380 hingga 83.382 unit. Jumlah tersebut tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Sementara itu, hingga September, sebanyak 26.661 unit gerai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih telah selesai dibangun 100 persen secara nasional.
