Tuesday, September 29News That Matters

108 KK di Desa Patialo Mandailing Natal Kini Nikmati Listrik PLN


Sebanyak 108 Kepala Keluarga (KK) di Desa Patialo, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, kini resmi menikmati akses listrik 24 jam. Pasokan listrik andal ini terealisasi melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero).

Desa yang berlokasi sejauh 7 kilometer dari jalan utama Kecamatan Kotanopan ini sebelumnya hidup dalam keterbatasan akses energi. Selama bertahun-tahun, warga hanya mengandalkan lampu teplok berbahan bakar minyak tanah serta jaringan listrik swadaya dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang kerap tidak stabil untuk menunjang aktivitas ekonomi hingga pendidikan anak-anak.

Kondisi tersebut sempat dirasakan oleh Asmaul Husna, salah seorang pemudi Desa Patialo yang tengah mempersiapkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Ia mengaku kerap kesulitan saat mengikuti pembelajaran daring akibat pasokan listrik dan internet yang minim.

“Dulu, kami belajar membaca dan berhitung menggunakan lampu teplok. Setelah ada listrik dari kincir air (PLTMH), kami mulai bisa memakai wifi, tapi jaringannya sering terputus-putus, apalagi saat saya harus belajar lewat Zoom,” tutur Husna dalam keterangan resmi, Selasa (29/9/2026).

Hal senada diungkapkan Nurlina Lubis, Guru Ngaji di Desa Patialo. Keterbatasan penerangan kerap memaksanya menghentikan kegiatan belajar mengaji bagi anak-anak desa setempat.

“Dulu ngaji di sini pakai lampu teplok. Kalau mati lampu atau minyak tanah habis, anak-anak jadi tidak bisa mengaji lagi. Mereka sedih,” ujar Nurlina.

Kini, hadirnya listrik PLN yang menyala selama 24 jam penuh disambut antusias oleh warga. M. Jamil Lubis, seorang pekebun kayu manis lokal, merasa desanya saat ini sudah setara dengan wilayah lain di Indonesia.

“Sebagai warga Desa Patialo, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang telah membantu sehingga listrik PLN bisa masuk ke desa kami,” ujar Jamil.

Hadirnya infrastruktur kelistrikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, menyatakan pasokan energi yang stabil menjadi fondasi utama bagi masyarakat desa untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Pertama, tentu kami mengucapkan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang telah menginstruksikan kepada Kementerian ESDM untuk menghadirkan listrik seluruh Indonesia. Ini adalah program Pak Presiden yang langsung dijabarkan oleh Menteri ESDM, Pak Bahlil, beliau langsung merespon kegiatan ini dengan adanya listrik ini dan sudah menyala secara stabil, maka kehidupan masyarakat sudah bisa merencanakan kegiatan-kegiatan ekonomi,” ungkap Saipullah.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa ketersediaan akses listrik adalah kunci untuk membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan kualitas pendidikan di pelosok tanah air.

“Kami percaya bahwa listrik merupakan fondasi pembangunan yang mampu membuka akses pendidikan, memperkuat layanan kesehatan, menggerakkan ekonomi lokal, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, PLN akan terus menjalankan amanah Pemerintah untuk menghadirkan listrik yang andal hingga ke pelosok negeri agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati manfaat pembangunan secara merata,” tutur Darmawan.

Secara teknis, proses melistriki Desa Patialo memiliki tantangan tersendiri. Direktur Distribusi PLN, Arsyadany Ghana Akmalaputri, menyampaikan bahwa kondisi geografis tidak menyurutkan langkah PLN dalam melakukan pemerataan energi.

“Membangun jaringan distribusi di wilayah seperti Desa Patialo adalah wujud komitmen PLN untuk hadir di tengah masyarakat. Medan berbukit dan akses jalan yang terbatas tidak menjadi penghalang, melainkan pendorong bagi seluruh personel PLN untuk memberikan upaya terbaik dan perencanaan teknis yang matang,” ujar Arsyadany.

Ke depannya, PLN berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan jaringan distribusi kelistrikan nasional.

“Kehadiran listrik di Desa Patialo bukan sekadar menerangi rumah warga, tetapi menghadirkan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berkarya. Kami akan terus memperluas jangkauan jaringan distribusi ke wilayah-wilayah yang belum terlistriki, sehingga manfaat listrik dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat di seluruh pelosok negeri,” pungkas Arsyadany.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *