
Mantan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memilih untuk bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun keputusan mantan presiden itu tidak membuat kesal Partai Gerindra.
Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong mengatakan pihaknya menghormati pilihan Jokowi. Ia juga menyampaikan ucapan selamat dan menegaskan penghormatan terhadap keputusan politik dari mantan presiden itu.
Baca Juga: Pendamping Roy Suryo: Siapapun Jika Bisa Mendatangkan Ijazah Asli Jokowi, Saya Cium Kakinya!
“Ya, tentu sekali lagi kami mengucapkan ya selamat kepada beliau, sudah bergabung secara resmi kepada PSI. Kami menghargai, menghormati keputusan beliau,” ujar Bahtra, dikutip Senin (28/8/2026).
Menurut Gerindra, pilihan seorang tokoh untuk bergabung dengan partai politik merupakan bagian dari hak politik dalam sistem demokrasi. Keputusan Jokowi karenanya tidak dipandang sebagai alasan untuk membangun permusuhan antarpihak.
“Menurut hemat kami, itu juga sesuatu yang baik, yang bagus karena para tokoh-tokoh bangsa kita ingin berkontribusi melalui partai politik dan memang negara kita kan menganut sistem demokrasi, salurannya memang ya kalau misalnya ingin berkontribusi ke ini harus masuk ke partai politik dan kami tentu sangat menghormati, menghargai beliau ya,” ungkap Bahtra.
Sikap tersebut juga menunjukkan bahwa partai tersebut memilih menjaga hubungan antarpartai meskipun politikus senior itu mengambil jalan politik berbeda. Bahtra bahkan menegaskan seluruh partai politik dipandang sebagai sahabat.
“Dan kami juga dari Partai Gerindra kan semua partai kan adalah sahabat kami. Sesama antar partai kan tidak ada yang bermusuhan dan itu baik untuk kita berkontribusi semua untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.
Sebelumnya, Jokowi sendiri memastikan statusnya dengan memperlihatkan KTA PSI. Ia mengatakan kartu tersebut mencantumkan tanggal keanggotaannya sejak 14 Oktober 2025.
Baca Juga: Loyalis Jokowi Bilang Indonesia Bisa Kacau Jika Gibran Benar-benar Dilengserkan Lewat MK
“Itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun yang lalu. Banyak yang nggak percaya, sekarang saya buka saja kartu anggota saya ini,” kata Jokowi.
