
Berita Liga Inggris: Mantan kapten Newcastle United, Jamaal Lascelles, mengaku sangat terkejut saat mengetahui kabar kepindahan pelatih Eddie Howe dari St James’ Park. Lascelles secara tegas menyatakan bahwa transformasi besar di Newcastle tidak akan pernah terjadi tanpa peran vital sang manajer.
Eddie Howe mengambil alih kursi kepelatihan lima tahun lalu dan sukses membawa klub dari dasar jurang degradasi Premier League menuju panggung Liga Champions. Selain membawa ke kompetisi tertinggi Eropa, sang juru taktik juga berhasil mempersembahkan gelar juara Carabao Cup.
Lascelles yang hengkang ke Leicester City pada Januari lalu dan kini berstatus tanpa klub meluapkan keterkejutannya melalui wawancara bersama Sky Sports. Bek berusia 32 tahun tersebut berharap seluruh pendukung Newcastle tidak melupakan jasa besar Howe yang telah mengubah arah sejarah klub.
“Saya sangat terkejut ketika tahu Eddie telah pergi. Sangat terkejut, sejujurnya tidak percaya. Lebih dari apa pun, saya hanya ingin para penggemar bahagia dengan apa yang telah terjadi di klub mereka,” ujar Jamaal Lascelles kepada Sky Sports.
Howe kini memutuskan rehat dari dunia kepelatihan meski namanya mulai dikaitkan dengan posisi manajer di Manchester United. Lascelles menegaskan bahwa Howe telah menanamkan perubahan mentalitas secara menyeluruh sejak awal kedatangannya hingga membuat seluruh elemen tim menaruh kepercayaan penuh.
“Saya sangat mencintai Eddie Howe, apa yang dia lakukan untuk klub sepak bola ini dan dari mana dia mengangkat kami setelah berjuang melawan degradasi menuju pergeseran pola pikir penuh di seluruh tim,” tutur Lascelles menguraikan kekagumannya pada Howe.
“Semua orang percaya padanya dan menerima pesannya. Kami langsung mendukungnya… dia bisa berkaca dan mengatakan bahwa dia melakukan pekerjaan luar biasa. Pria hebat dan sangat kerja keras, dia biasa berada di lokasi latihan jam 6 pagi dan baru pulang jam 5 sore,” lanjut pemain bertahan tersebut.
Lascelles menambahkan bahwa gaya kepemimpinan serta filosofi jelas yang diusung Howe berhasil membuat seluruh pemain memahami peran mereka di lapangan. Pengalaman dilatih oleh Howe dianggap sebagai salah satu momen terbaik dalam perjalanan karier profesional sang bek tengah.
“Saya selalu berharap mendapatkan dia sebagai bos saat masih berusia 22 tahun sebagai pemain muda, karena dia sangat bagus dalam meningkatkan individu dan memberikan instruksi serta filosofi tim yang jelas,” ucap Lascelles menegaskan kualitas sang mantan pelatih.
“Setiap orang di dalam tim mengetahui peran mereka. Jika seseorang tidak bermain, mereka tidak akan membuat keributan karena mereka ingin tim meraih kemenangan,” kata Jamaal Lascelles mengakhiri pernyataannya mengenai atmosfer positif di bawah kepemimpinan Howe.
Artikel Tag: premier league, newcastle united, eddie howe, jamaal lascelles
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/bola/jamaal-lascelles-mengaku-terkejut-usai-eddie-howe-tinggalkan-newcastle
