
Scottie Scheffler tidak terlalu mempersoalkan rekornya di kompetisi beregu meski catatannya di Presidents Cup dan Ryder Cup belum sejalan dengan statusnya sebagai pegolf nomor satu dunia.
Scheffler telah memenangi 25 turnamen di seluruh dunia dan tiga dari empat ajang utama dalam kariernya dalam lima tahun terakhir.
Namun, ia hanya memiliki rekor 3-5-1 dalam dua Presidents Cup yang diikutinya. Pada Ryder Cup, rekornya 3-6-3 setelah mencatat kemenangan atas Rory McIlroy pada nomor tunggal tahun lalu.
Kapten tim Amerika Serikat Brandt Snedeker mengatakan hal terpenting adalah membiarkan Scheffler tampil seperti biasanya tanpa memberikan tekanan tambahan.
“Scottie Scheffler menjadi Scottie Scheffler adalah hal terpenting bagi kami sebagai tim,” kata Snedeker, Selasa (22/9), setelah sesi latihan di Medinah yang berlangsung dalam kondisi mendung dan lapangan basah akibat hujan.
Snedeker menambahkan bahwa Scheffler hanya bisa menyumbangkan maksimal lima poin jika tampil dalam lima pertandingan dan memenangkan semuanya.
Karena itu, tim AS ingin pegolf berusia 30 tahun tersebut bermain dengan nyaman.
Scheffler sendiri mengakui bahwa format match play selama 18 hole memiliki banyak faktor yang sulit dikendalikan.
Ia mengatakan terkadang bermain bagus tetapi tetap kalah, atau tampil biasa saja namun meraih kemenangan.
Ia juga menduga keinginannya untuk tampil maksimal demi tim justru dapat membuatnya terlalu berusaha.
“Ketika melihat format ini dan mungkin rekor saya belum sesuai dengan yang saya pikir seharusnya, apakah karena terlalu berusaha? Saya pikir itu pasti menjadi faktor,” ujar Scheffler.
Scottie Scheffler juga menilai keberadaan rekan setim membuat kompetisi beregu berbeda karena ia tidak hanya bermain untuk dirinya sendiri.
Menurutnya, menemukan keseimbangan antara kepedulian terhadap hasil dan tetap bermain lepas merupakan hal yang terus ia coba pahami.
Pekan ini Scheffler berlatih bersama Sam Burns, sahabatnya di PGA Tour. Keduanya belum pernah memenangi pertandingan sebagai pasangan di Presidents Cup maupun Ryder Cup, dengan catatan 0-3-1.
Burns mengakui pengalaman tersebut membuat frustrasi karena mereka merasa bermain cukup baik tetapi tetap gagal menang.
Namun, ia menegaskan keduanya akan berusaha menyumbangkan poin sebanyak mungkin untuk Amerika Serikat.
Tim AS datang dengan catatan dominan, yakni memenangi Presidents Cup 10 kali beruntun sejak 2005. Meski demikian, Burns mengingatkan pesan Snedeker bahwa tim saat ini belum meraih apa pun.
Scottie Scheffler menutup musim dengan dua kemenangan dari tiga turnamen postseason.
Ia mengatakan ukuran keberhasilan baginya bukan harus memenangi seluruh lima pertandingan, melainkan mampu mengendalikan hal-hal yang berada dalam kendalinya dan memberikan performa terbaik.
Snedeker pun menegaskan hasil Presidents Cup tidak akan ditentukan Scheffler seorang diri. “Ini akan membutuhkan 12 orang yang memberikan kontribusi dan menjalankan tugas mereka,” katanya.
Artikel Tag: ryder cup, presidents cup, scottie scheffler
Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/golf/scottie-scheffler-fokus-pada-performa-tim-jelang-presidents-cup-2026
