Monday, September 21News That Matters

Sempat Jadi Pembantunya, Loyalis Jokowi Bongkar Kelakuan Prabowo


Wacana Berita, Jakarta –

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengungkap pengalamannya ketika pernah menjadi bagian pemerintahan dari Presiden Prabowo Subianto. Budi Arie menilai politikus itu merupakan sosok pemimpin yang memiliki perhatian besar terhadap kepentingan bangsa dan negara.

Budi mengatakan bahwa terdapat kesamaan sikap antara Prabowo dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, keduanya memiliki orientasi yang sama, yakni mengutamakan kepentingan negara dan rakyat.

Baca Juga: Dokter Tifa Tantang Jokowi: Pak, Kalau Memang Anda Punya Ijazah, Tunjukkan ke Kami

“Ini adalah pemimpin-pemimpin yang mengedepankan kepentingan negara dan rakyat,” kata Budi Arie, dikutip Senin (21/9/2026).

Pernyataan tersebut kemudian diperkuat dengan pengalaman pribadinya selama berada di pemerintahan dari Prabowo. Ia mengaku sempat menjadi bagian dari kabinet pemerintahan tersebut sehingga dapat melihat secara langsung cara politikus itu menjalankan tugasnya sebagai kepala pemerintahan.

“Saya sempat jadi pembantunya Pak Prabowo. Saya lihat beliau ini orang yang sangat konsen,” ujar Budi Arie.

Menurut Budi Arie, pengalaman berada di pemerintahan membuatnya memiliki penilaian tersendiri terhadap sosok Prabowo. Ia melihat presiden memiliki perhatian terhadap persoalan bangsa dan negara.

Penilaian serupa juga ia berikan kepada Jokowi. Budi Arie menyebut kedua pemimpin tersebut sama-sama memiliki orientasi nasional dan tidak semestinya dipertentangkan hanya karena dinamika politik.

“Kalau dihitam itu dadanya merah putih. Begitu juga Pak Jokowi. Enggak ada kepentingan lain,” katanya.

Budi Arie bahkan mengaku merasa prihatin ketika para pemimpin bangsa dipertentangkan satu sama lain. Menurutnya, perbedaan pandangan politik merupakan sesuatu yang lumrah dalam demokrasi dan tidak seharusnya berubah menjadi konflik personal.

“Makanya saya juga kadang-kadang sedih kalau pemimpin-pemimpin bangsa kita ini diadu domba,” tutur Budi Arie.

Ia menilai setiap pemimpin memiliki tugas dan waktunya masing-masing dalam perjalanan bangsa. Karena itu, dinamika hubungan antara Jokowi dan Prabowo seharusnya tidak disederhanakan menjadi pertarungan kepentingan personal.

Adapun Budi Arie juga menanggapi narasi yang menyebut Prabowo berada di bawah pengaruh atau kendali Jokowi.

Ia menilai anggapan tersebut hanya merupakan spekulasi yang dapat memunculkan kesan seolah-olah terdapat perseteruan atau perebutan pengaruh antara kedua tokoh.

“Itu gosip-gosip aja, mengadu domba Pak Jokowi sama Pak Prabowo,” kata Budi Arie.

Budi Arie menjelaskan bahwa mantan presiden tidak memiliki kebiasaan memaksakan pandangannya kepada Prabowo. Menurutnya, Jokowi baru akan menyampaikan pandangan apabila memang dimintai pendapat.

“Pak Jokowi kalau enggak dimintain pendapat juga enggak mengaruh pendapat,” ujarnya.

Ia pun meminta masyarakat melihat hubungan kedua tokoh tersebut secara utuh dan tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar.

Baca Juga: Denny Indrayana: Meski Hanya Sekali, Yang Penting Jokowi Hadir dalam Persidangan

“Orang aja bayang-bayang. Ada bayang-bayang dibilang bayang-bayang. Enggak lihat gambar utuh,” tutur Budi Arie.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *