Saturday, September 19News That Matters

Iva Jovic Bantai Cristina Bucsa Di Guadalajara


Wacana Berita –

Berita Tenis: Juara dari AS dipastikan akan lahir di Guadalajara Open untuk kali kedua berturut-turut, setelah Iva Jovic akan berupaya mempertahankan gelar turnamen tersebut dengan menghadapi rekan senegaranya, Peyton Stearns di final.

Kedua petenis memastikan terjadinya final sesama petenis AS untuk kali kedua di Guadalajara Open pada musim ini setelah keduanya memenangkan semifinal masing-masing dengan dua set langsung.

Petenis unggulan kedua, Jovic tidak pernah tertinggal saat mengalahkan petenis unggulan keenam, Cristina Bucsa dengan hasil meyakinkan 6-4, 6-1, sementara petenis non unggulan, Stearns bangkit setelah tertinggal sebanyak dua kali di set pertama sebelum menumbangkan petenis unggulan kedelapan, Liudmila Samsonova dengan 7-6, 6-2.

Kedua petenis AS akan berhadapan untuk kali pertama dengan memperebutkan gelar juara turnamen WTA level 500, Guadalajara Open. Stearns berambisi meraih gelar keduanya pada musim 2026 setelah memenangkan ATX Open pada bulan Februari lalu. Salah satu dari mereka harus menelan kekalahan di final tersebut, mengingat keduanya belum pernah kehilangan satu set pun di sepanjang turnamen tersebut berlangsung.

Petenis unggulan kedua tampil sangat mengesankan saat melakukan servis, bahkan pembawa acara sekaligus pewawancara di lapangan, Andrew Krasny menyebut performa servisnya “luar biasa hebat” saat ia mengalahkan Bucsa dalam waktu 1 jam 33 menit.

Petenis berusia 18 tahun — yang musim lalu mencatatkan diri sebagai petenis AS termuda yang memenangkan gelar turnamen WTA sejak Cori Gauff pada musim 2021 serta juara turnamen WTA level 500 termuda sejak Martina Hingis pada musim 1998 — berhasil menyelamatkan 11 dari 12 break point yang ia hadapi dalam kemenangannya (termasuk keenam peluang break point di set kedua) demi melaju ke final keduanya pada musim ini.

Petenis AS memenangkan tiga game yang sengit — sembari menyelamatkan lima peluang break point —di awal pertandingan, lalu bangkit dengan penuh ketenangan untuk mematahkan servis Bucsa setelah sempat kehilangan servisnya tanpa meraih satu poin pun saat tengah unggul dengan 5-3.

“Ada banyak pasang surut, tetapi saya berhasil mempertahankan servis dengan solid dan menang dengan dua set langsung,” ujar Jovic. “[Sebagai juara bertahan pekan ini], ada banyak hal berbeda yang harus dihadapi dan disesuaikan, dan saya terus menjaga pola pikir positif dalam menghadapinya.”

Sementara Jovic langsung tancap gas saat menghadapi Bucsa, Stearns butuh waktu untuk menemukan ritme permainannya dalam pertemuan perdana melawan Samsonova, sempat memimpin 3-0 dan 4-2 di set pertama, sebelum petenis AS berhasil bangkit kembali dalam pertandingan berkat upaya menata ulang mentalnya.

“Sepertinya saya mengawali pertandingan dengan agak tegang dan bermain lebih banyak bertahan, sementara lawan langsung tampil agresif, ia melakukannya dengan sangat baik. Begitu saya mulai tenang dan lebih rileks, saya merasa permainan saya jadi lebih baik,” tutur Stearns.

Artikel Tag: liudmila samsonova, cristina bucsa, guadalajara open, peyton stearns, iva jovic

Published by Wacana Berita at https://www.ligaolahraga.com/tenis/iva-jovic-dan-peyton-stearns-siap-bersaing-demi-gelar-di-guadalajara





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *