
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali menggelar Industrial Festival 2026 untuk memperkenalkan lebih dekat perkembangan dan peluang di sektor industri kepada generasi muda.
Mengusung tema “Start Your Journey”, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan edukasi mengenai industri, tetapi juga membuka ruang bagi anak muda untuk mengenal peluang karier, inovasi, hingga kewirausahaan di sektor manufaktur.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Industrial Festival menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun optimisme generasi muda terhadap masa depan industri nasional.
“Industrial Festival bukan sekadar event, tetapi menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda untuk melihat langsung berbagai peluang dan transformasi yang sedang berlangsung di sektor industri,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Menurut dia, perkembangan industri nasional membutuhkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan tuntutan keberlanjutan.
Agus mengatakan generasi muda tidak cukup hanya berperan sebagai pengguna teknologi. Mereka juga perlu didorong untuk menciptakan solusi dan inovasi yang dapat menjawab kebutuhan industri pada masa mendatang.
“Generasi muda harus menjadi bagian dari transformasi industri nasional. Mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi dan inovasi industri masa depan,” ujarnya.
Melalui Industrial Festival 2026, Kemenperin menyiapkan sejumlah kegiatan, mulai dari inspiring talkshow, community engagement, coaching clinic, layanan publik di lokasi acara, career and networking corner, hingga kompetisi content creation.
Tahun ini, Industrial Festival juga dikolaborasikan dengan dua agenda nasional, yakni Halal Indo 2026 yang berlangsung pada 24-27 September 2026 di ICE BSD, Tangerang, serta peringatan Hari Batik Nasional 2026 di Surabaya.
Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A. Cahyanto mengatakan kolaborasi tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan ekosistem industri kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda.
“Melalui Industrial Festival, kami ingin membangun awareness bahwa industri manufaktur memiliki peluang karier yang luas, inovasi yang berkembang pesat, dan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional,” kata Eko.
Ia menilai komunikasi mengenai sektor industri perlu dikemas secara lebih kreatif dan interaktif agar dapat menjangkau generasi muda.
Selain memperkenalkan perkembangan industri, Industrial Festival juga menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, akademisi, dan media. Kemenperin turut menghadirkan layanan publik secara langsung sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Adapun tema “Start Your Journey” tahun ini bertumpu pada tiga pilar, yakni resilience, artificial intelligence, dan sustainable era. Ketiganya menggambarkan kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia yang tangguh, mampu mengikuti perkembangan teknologi, serta memahami aspek keberlanjutan.
Baca Juga: Kemenperin Dorong Kawasan Industri di Daerah Segera Kantongi IUKI
Baca Juga: Kemenperin: Investasi Industri EV Tembus Rp30,4 Triliun dan Serap 40 Ribu Tenaga Kerja
Baca Juga: Kemenperin Bidik TKDN Mobil Listrik 80 Persen, Industri Baterai Ikut Digenjot
Dalam rangkaian Industrial Festival x Halal Indo 2026, sejumlah isu yang diangkat mencakup pengembangan industri halal nasional, pemanfaatan teknologi dalam bisnis halal, serta pengembangan industri berkelanjutan berbasis ESG syariah.
Sementara itu, kolaborasi dengan Hari Batik Nasional 2026 diarahkan untuk memperkuat ekosistem batik sebagai bagian dari industri kreatif nasional sekaligus memperluas keterlibatan generasi muda.
Agus mengatakan penyelenggaraan Industrial Festival juga diarahkan untuk memperkuat optimisme masyarakat terhadap prospek manufaktur Indonesia.
“Kami ingin semakin banyak anak muda yang bangga terhadap industri nasional dan tertarik untuk berkarier maupun berwirausaha di sektor industri,” ujarnya.
