Thursday, September 17News That Matters

Truk Semen Bikin Jalan Badami-Loji Rusak, Dedi Mulyadi Tak Mau APBD Terus Keluar


Wacana Berita, Bandung –

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong perubahan pola penanganan kerusakan Jalan Badami-Loji, Karawang, yang selama ini turut digunakan sebagai jalur operasional angkutan semen.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan dua opsi kepada PT Jui Shin sebagai solusi agar aktivitas industri tidak terus membebani infrastruktur jalan yang juga digunakan masyarakat.

Opsi pertama, PT Jui Shin diminta membangun jalan khusus yang digunakan untuk kendaraan operasional perusahaan, terutama truk pengangkut semen menuju lokasi perusahaan di Kabupaten Bekasi. Dengan jalur khusus tersebut, kendaraan industri tidak lagi menggunakan Jalan Badami-Loji yang berfungsi sebagai jalan umum.

Opsi kedua adalah membangun jalan dengan standar level nasional melalui kerja sama antara PT Jui Shin dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dalam skema tersebut, Pemprov Jabar juga akan membangun jembatan khusus yang diperuntukkan bagi kendaraan industri.

Dedi Mulyadi mengatakan, persoalan utama yang perlu diselesaikan bukan hanya memperbaiki jalan yang rusak, tetapi juga memastikan infrastruktur yang dibangun pemerintah dapat menampung aktivitas industri secara berkelanjutan.

Menurut Dedi, Jalan Badami-Loji sebelumnya telah beberapa kali mendapatkan perbaikan dari Pemprov Jabar. Namun, kondisi jalan kembali mengalami kerusakan karena terus dilalui kendaraan pengangkut semen dengan beban berat.

“Uang akan dialirkan ratusan miliar setiap tahun hanya untuk mengurusi jalan yang dilewati PT Jui Shin,” ujar Dedi, Kamis (17/9/2026).

Kerusakan Jalan Badami-Loji tersebut sebelumnya memicu protes masyarakat. Warga menggelar demonstrasi pada Selasa (15/9) sebagai bentuk keberatan terhadap kondisi jalan yang dinilai mengganggu aktivitas masyarakat.

Dedi menilai, pola pembangunan industri perlu diikuti dengan kesiapan infrastruktur pendukung. Karena itu, Pemprov Jabar akan mendorong perusahaan untuk ikut menyediakan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan operasionalnya.

“Saya akan surati seluruh perusahaan semen yang melewati jalan provinsi. Jangan bangun industri tidak disiapkan infrastrukturnya,” kata Dedi.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Buka Lowongan Kerja Prmprov Jabar di TikTok, Dibuka Tiap Rabu

Baca Juga: Viral Kritik Jalan Rusak, Mahasiswa Cecar Dedi Mulyadi: Berapa Anggaran Buzzer yang Dikeluarkan?

Baca Juga: Tuding Dedi Mulyadi Kabur Saat Diminta Tanda Tangan, Mahasiswa: KDM Cuma Cari Panggung

Ia menambahkan, persoalan serupa tidak hanya terjadi pada satu perusahaan. Pemprov Jabar berulang kali mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki jalan yang dilalui kendaraan angkutan semen, tetapi kerusakan kembali terjadi setelah jalan digunakan untuk aktivitas industri.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk menjaga agar belanja APBD tidak terus terserap untuk memperbaiki infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat aktivitas kendaraan industri. Di sisi lain, akses masyarakat terhadap jalan umum tetap perlu dijaga agar mobilitas dan kegiatan ekonomi di wilayah tersebut tidak terganggu.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *