Thursday, September 17News That Matters

LCC SMP Garut Digelar, 16 Regu Adu Cerdas dan Nalar


KORAN MANDALA –Sebanyak 16 regu pelajar terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut bersiap menguji kemampuan pengetahuan, nalar, dan kerja sama dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Garut 2026.

Kompetisi tersebut resmi dibuka Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (17/9/2026).

Bagi Pemerintah Kabupaten Garut, LCC bukan sekadar ajang untuk menentukan siapa yang paling cepat dan tepat menjawab pertanyaan.

Pemkab Garut Tetapkan Tiga Klaster Prioritas Perhutanan Sosial

Kompetisi ini juga diarahkan menjadi ruang untuk menumbuhkan budaya literasi sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis para pelajar.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, kompetisi semacam LCC penting untuk mendorong siswa terus mengembangkan kemampuan sekaligus membangun suasana persaingan yang sehat di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, LCC juga memiliki nilai lain di luar kompetisi. Para pelajar dari berbagai kecamatan memiliki kesempatan untuk bertemu, saling mengenal, dan membangun jejaring sebagai sesama generasi muda Garut.

“Saya ingin anak-anak kita, meskipun asalnya dari Talegong, Malangbong, dan juga Tarogong, mereka saling mengenal sebagai orang Garut. Sehingga ada kemauan untuk berkolaborasi dan bersilaturahmi untuk kemajuan Garut,” ujar Syakur.

Ia berharap pelaksanaan LCC pada tahun-tahun mendatang dapat dikemas lebih meriah dengan melibatkan lebih banyak sekolah. Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi dapat menjadi kenangan sekaligus motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi.

“Yang pasti harus meriah. Anak-anak akan berkesan kalau ikut kompetisi, apalagi kalau juara. Hadiahnya juga lumayan. Saya sampaikan kepada kepala sekolah, kalau sekolahnya berprestasi kita akan memberikan reward bagi sekolahnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Asep Wawan Budiman menegaskan, LCC tidak semata-mata berorientasi pada perolehan juara.

Kompetisi tersebut menjadi bagian dari pembinaan peserta didik agar memiliki kemampuan literasi, berpikir kritis, bernalar, bekerja sama, serta memecahkan persoalan.

“Kami ingin anak-anak Garut tidak hanya pintar menjawab soal, tetapi juga mampu memahami informasi, berpikir sebelum mengambil keputusan, percaya diri, dan tetap memiliki karakter serta sikap yang baik,” ujar Asep.

Antusiasme sekolah terhadap kompetisi ini juga cukup tinggi. Dari 430 SMP yang ada di Kabupaten Garut, sebanyak 358 sekolah mengikuti LCC SMP 2026.

Seleksi tingkat subrayon sebelumnya telah berlangsung pada 26 Agustus 2026. Dari tahapan tersebut, terpilih 16 regu terbaik yang merupakan juara pertama dan kedua dari delapan wilayah untuk bertarung di tingkat kabupaten.

Kini, 16 regu tersebut bukan hanya membawa nama sekolah. Mereka juga membawa hasil pembinaan dan semangat berprestasi dari wilayah masing-masing.

Di tengah tantangan membangun budaya literasi di kalangan pelajar, LCC diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan. Lebih jauh, ajang ini menjadi ruang untuk membentuk generasi muda Garut yang mampu membaca informasi, mengolah pengetahuan, berpikir kritis, dan mengambil keputusan secara tepat.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *